|
Berpandai-pandailah menjaga lisan kita wahai saudaraku! Karena tidaklah sedikit orang tergelincir kepada kehancuran disebabkan oleh lisan ini, dan begitu pula dia dimuliakan oleh Allah SWT, juga karena lisan ini. Siapapun yang dapat menjaganya, serta memeliharanya dari berbagai ucapan yang sia-sia, maka sesungguhnya Nabi saw telah menjamin baginya surga. Sebagaimana sabdanya : “Barangsiapa memberi jaminan kepadaku atas keselamatan lisan dan kemaluannya, niscaya aku menjamin surga untuknya.” (Mutafaq’alaih)
Perhatikanlah bagaimana Allah SWT mengingatkan kepada kita agar selalu menjaga lisan dari berbuat dosa. Sebagaimana Allah SWT berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Hujurat: 12)
Berburuk sangka, mencari-cari atau mengorek-ngorek aib orang lain, bahkan menggunjing keburukan dan kekurangan orang lain, merupakan hal yang sangat dilarang oleh Allah SWT. Ingatlah, sesungguhnya tidak ada satu ucapanpun yang keluar dari lisan kita, melainkan semuanya ada yang mengawasi dan menulisnya. Allah SWT berfirman:
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 18)
Bahkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw yang bersumber dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw bersabda: “Sesungguhnya seseorang itu biasa mengucapkan suatu kalimat tanpa berfikir lebih dahulu sehingga membuatnya tergelincir ke neraka yang luasnya lebih jauh daripada jarak antara timur dan barat.” (Mutafaq’alaih)
Sungguh besar bahaya yang diakibatkan dengan lisannya ini, kalau kita tidak mampu menjaganya dengan sebaik-baiknya. Wahai saudaraku, berlindunglah kepada Allah dari keburukan lisan dan ucapan kita. Takutlah kepada Allah SWT, dan jagalah lisan kita agar senantiasa selalu berkata benar agar Allah SWT memperbaiki amalan-amalan kita yang banyak sekali kekurangannya dan mengampuni dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat. (lihat QS. Al-Ahzab: 70). Amiin yaa robbal’aalaiin. Wallahu’alam.
Dikutip dari :
1. Bukhari (6477), Muslim (2988), Lihat, Riyadhush Shaalihiin, Terbitan AKBARMEDIA, Cet. 4, Desember 2011, Bab. Haramnya Menggunjing dan Perintah untuk Selalu Setia Menjaga Lidah. Hlm.512
|