Kontak: (021) 82566566 / 98233829

    Dunia Hanyalah Tempat Singgah Sesaat

    Sadar atau tidak, percaya atau tidak, kita tinggal di dunia ini hanya sesaat saja. Satu saat kita pasti akan mati dan kembali kepada Pemilik kita semua yaitu Allah SWT. Kepada-Nya kita dikembalikan, dan hanya kepada-Nya kita berserah diri.

    Dalam sebuah hadits yang bersumber dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia bercerita, seraraya memegang pundakku Rasulullah saw bersabda:”Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan orang asing atau seorang pengembara.” Ibnu Umar ra berkata, “Jadi, jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada dipagi hari jangan tunggu sore hari. Gunakanlah kesehatanmu sebelum datang sakitmu, dan pergunakan hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Bukhari)  

    Menurut Imam An-Nawawi yang dimaksud dengan sabda Rasulullah saw : ”Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan orang asing atau seorang pengembara.”, adalah janganlah kita cenderung kepada dunia, menjadikannya sebagai tempat menetap, dan jangan berpikir kalau kamu akan tinggal di dunia selamanya, dan jangan bergantung kepadanya kecuali seperti yang dibutuhkan oleh orang asing yang tinggal di negara lain yang suatu hari nanti ia pasti akan kembali kepada keluarganya.  

    Sungguh, benarlah apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw dunia ini hanyalah sementara, dan kita pasti akan kembali menghadapnya. Itulah yang difirmankan Allah SWT yang berbunyi:

    “Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan Para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu Lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”

    Semoga kita termasuk orang yang selalu waspada akan kehidupan dunia ini, sehingga mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang ada pada diri kita untuk mencapai keridhaan Allah SWT. Amiin.
    Wallahu’alam.

    Dikutip dari ;

    1. Lihat, Riyadhus Shaalihiin (Menanggapai Surga dengan Rahmat Allah), Imam An-Nawawi, Terbitan Akbarmedia, Bab Kutamaan Zuhud, hal. 195
    2. Lihat, Syarah Arba’in Nawawiyah, Imam Nawawi, Takhrij Hadits oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Terbitan Akbarmedia, Hal. 229  
    3. QS. Al-Hadid: 20

    Akbar Media

    Website ini merupakan website resmi
    dari PT. Akbar Media.
    Seluruh isi tulisan, gambar,
    dan lainnya adalah hak cipta
    milik PT. Akbar Media.
    Hubungi untuk keterangan lebih lanjut.

    Top