Kontak: (021) 82566566 / 98233829

    Menjaga Amanah Anak dan Harta

    Sudah menjadi sunnahtullah bahwa kecintaan manusia akan anak dan harta, bahkan itu merupakan perhiasan yang menjadi kebanggan manusia. Diantara yang satu sama lain saling berbangga-bangga dengan banyaknya harta dan anak, sebagai kekayaan yang ia pamerkan dihadapan khalayak.

    Padahal kalau kita sadari, sesungguhnya anak dan harta adalah amanah sekaligus juga ujian dan cobaan dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Jangan sampai anak dan harta itu menjadikan kita lalai dari beribadah kepada-Nya. Allah Ta’aala berfirman:

    “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. At-Taghaabun: 15)

    Sungguh anak ini adalah ujian yang nyata bagi kita, begitu pula harta. Tidak sedikit diantara kita yang lalai dikarenakan sibuk mengurus anak dan harta. Sehingga mereka dilupakan oleh keduanya, karena saking cinta dan sayangnya akan anak dan harta, padahal mereka adalah titipan dari Allah Ta’aala.

    Jangan sampai anak menjadi musuh kita di akhirat kelak, karena kita tidak mendidiknya sesuai syari’at Islam. Dan jangan sampai pula mereka menuntut kepada kita karena kita telah membiarkannya hidup dalam kesenangan dan kemewahan, sehingga mereka lalai dari mengingat-Nya. Allah Ta’aala berfirman:

    “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka;” (QS. At-Taghaabun: 14)

    Janganlah harta dan anak itu menjadikan kita lalai dari mengingat ALLah Subhaanahu Wa Ta’aala, karena itu tanda orang yang merugi. Sebagaimana firman Allah Ta’aala:

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Munafiquun: 9)

    Sungguh celaka orang yang dilalaikan oleh harta dan anaknya, sampai ajal menjemputnya. Padahal Allah memerintahkan kita untuk menafkahkan harta dijalan Allah dengan sebaik-baiknya. Allah Ta’aala berfirman:

    “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"” (QS. Al-Munafiquun: 10)

    Hidup bermegah-megahan ini telah membuat kita lupa diri, sehingga tiba waktu kematian, dan penyesalanlah yang ada. Firman-Nya:

    “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.” (QS. At-Takaatsur: 1-2)

    Gunakanlah harta untuk beribadah dan taqarrub pada-Nya, begitu pula anak-anak kita, didiklah mereka agar menjadi anak yang shaleh dan berada di jalan yang diridhai-Nya. Amiin yaarobbal’aalamiin.

    Wallahu’alam

    Akbar Media

    Website ini merupakan website resmi
    dari PT. Akbar Media.
    Seluruh isi tulisan, gambar,
    dan lainnya adalah hak cipta
    milik PT. Akbar Media.
    Hubungi untuk keterangan lebih lanjut.

    Top