| Wanita yang Mencukur Rambutnya |
Tetapi, kepada kaum wanita, Islam justru melarang mereka mencukur rambut kepala mereka. Pasalnya, hal itu oleh Islam dianggap sebagai perbuatan memburukkan ciptaan Allah. Sedangkan, Rasulullah saw. telah bersabda,“Janganlah sekali-kali kalian memburukkan ciptaan Allah, sekalipun itu terhadap seekor anjing yang suka menggigit.” Ada wanita yang karena terlalu sedih menghadapi musibah, mereka lantas mencukur rambutnya. Sehingga, hal itu mengundang murka Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahaagung. Padahal, seharusnya mereka bersabar menghadapi cobaan itu. Rasulullah saw. berpesan supaya kita bersabar ketika ditimpa musibah, terlebih musibah kematian, “Sesungguhnya letak kesabaran itu pada benturan yang pertama.”
Sangat mungkin seorang wanita merasa sedih sekali karena ditinggal mati oleh suaminya. Tetapi berdasarkan pengalaman, waktu akan membuat ia melupakan kesedihannya lantaran ia sudah akan menikah lagi. Islam melarang seorang wanita mencukur rambutnya seperti bentuk laki-laki. Namun, dewasa ini kita justru menyaksikan banyak remaja wanita yang mencukur rambut mereka sedemikian rupa. Sehingga, kita susah membedakan mereka dengan remaja laki-laki. Suatu hari Nabi saw. melihat beberapa helai rambut Aisyah berjatuhan karena rontok. Beliau lalu bersabda, “Barangsiapa punya rambut hendaklah ia rawat dengan baik.” Aisyah kemudian memberesinya, sehingga kelihatan rapi dan seolah-olah kembali lagi seperti semula.[1] Dikutip dari : [1] Lihat, Wanita-Wanita Penghuni Neraka, Abdul Muis Khattab, Terbitan Akbarmedia (Bestseller)
|